
Program Inovasi yang diinisiasi oleh PT Pusri mengacu pada capaian SDG’s. Dari 17 poin SDG’s program ini memenuhi 14 poin diantaranya Memberantas Kemiskinan (1), Ketahanan Pangan (2), Kesehatan dan Kehidupan yang Layak (3), Pendidikan yang Bermutu (4), Kesetaraan Gender (5), Akses Air Bersih dan Sanitasi (6), Pertumbuhan Lokal Ekonomi (8), Industri, Inovasi dan Infrastruktur (9), Mengurangi Kesenjangan (10), Tempat dan Komunitas Berkelanjutan (11), Produksi dan Konsumsi yang Bertanggungjawab (12), Aksi terhadap perubahan Iklim (13), Kehidupan di darat (15), Kemitraan Bersama (17)
0 Ton
Pupuk kompos dari kulit kopi per tahun
0 Ribu Ton
Pengurangan emisi CO2 per tahun
0%
Peningkatan produktivitas pertanian kopiÂ
Road Map Benawa Eco Village
Tahun 2023

- Social Mapping
- Penandatanganan MoU dengan KUPS
- Asesmen dan Focus Group Discussion Pengembangan Produktivitas Kopi dan Produk Turunan
- Bantuan Fasilitas Pengolahan Kopi
- Pelatihan Pengolahan Produk Turunan Kopi
Tahun 2024

- Pengurusan Perijinan Kopi dan Produk (PIRT)
- Pembangunan Rumah Penjemuran Biji Kopi (Green House)
- Pembangunan Rumah Produksi Kopi
- Pelatihan pasca panen tanaman kopi
- Pendampingan peningkatan kualitas tanaman kopi
Tahun 2025

- Pembangunan Rumah Kompos Kulit Kopi
- Pembangunan Rumah Bibit
- Pelatihan Pengelolaan Keuangan
- Pelatihan promosi dan pemasaran
- Replikasi program
- Pelatihan Operasional Rumah Kompos
Tahun 2026

- Sekolah Tani Kopi
- Pembentukan Koperasi
- Perluasan penyerapan produk kopi dan produk turunan
- Integrasi dengan kegiatan pariwisata
Tahun 2027

EXIT STRATEGY



- Sistem yang tidak efisien: Ketergantungan tinggi pada sektor pertanian tradisional
- Sistem yang tidak adil: Ketergantungan pada fluktuasi harga pasar & Keterbatasan infrastruktur ekonomi yang masih minim
- Sistem yang tidak mampu mengoptimalkan potensi yang ada: Pengelolaan aset masih tradisional dan belum sepenuhnya dimaksimalkan untuk peningkatan ekonomi rumah tangga
- Kebaruan Teknik: Kebaruan Teknik yang diusulkan adalah mengompos dari kulit kopi. Sebelumnya kulit kopi hanya di buang dan ditimbun di bawah pohon kopi dan menimbulkan potensi timbulnya jamur pada tanaman kopi. Teknik baru disini adalah melakukan composting kulit kopi dengan menggunakan bahan mikro organisme local (MOL) yang dibuat dari sisa tanaman dan buah-buahan lokal.
- Kebaruan Produk: Produk baru dari program ini adalah Kompos Blok yang dibuat dari kompos kulit kopi dan limbah fly ash dan bottom ash yang dihasilkan dari kegiatan pembangkitan listrik perusahaan. Kompos blok ini digunakan sebagai media tanam pembibitan tanaman kopi. Adapun kompos blok ini sudah mempunyai Hak Cipta dengan nomor EC002025145490, 3 Oktober 2025 dan telah ada jurnal internasional dengan nomor eISSN 2581-9615 dengan nomor artikel : DOI: https://doi.org/10.30574/wjarr.2025.27.2.3092
- Kebaruan Layanan: Layanan baru yang muncul dari program ini adalah kegiatan agriwisata yang menggabungkan kegiatan pariwisata ramah lingkungan dengan pertanian yang berkelanjutan.






